Rabu, 30 Desember 2020

koneksi farmasi, ulumul hadist 15

Nama: Kholidah Hannum Hasibuan
Nim: 1920100281
Ruangan: 8
Semester: 3
Matkul: Ulumul Hadist
Tempat: Sihitang
No hp: 085262542529 
Hari dan tanggal: kamis, 31-12-2020
Pertemuan 15
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي نَافِعٌ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَرَضَهُ يَوْمَ أُحُدٍ وَهُوَ ابْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ سَنَةً فَلَمْ يُجِزْنِي ثُمَّ عَرَضَنِي يَوْمَ الْخَنْدَقِ وَأَنَا ابْنُ خَمْسَ عَشْرَةَ سَنَةً فَأَجَازَنِي قَالَ نَافِعٌ فَقَدِمْتُ عَلَى عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَهُوَ خَلِيفَةٌ فَحَدَّثْتُهُ هَذَا الْحَدِيثَ فَقَالَ إِنَّ هَذَا لَحَدٌّ بَيْنَ الصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ وَكَتَبَ إِلَى عُمَّالِهِ أَنْ يَفْرِضُوا لِمَنْ بَلَغَ خَمْسَ عَشْرَةَ

(BUKHARI - 2470) : Telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Abu Usamah berkata, telah menceritakan kepadaku 'Ubaidullah berkata, telah menceritakan kepadaku Nafi' telah menceritakan kapadaku Ibnu'Umar radliallahu 'anhuma bahwa dia pernah menawarkan diri kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk ikut dalam perang Uhud, saat itu umurnya masih empat belas tahun namun Beliau tidak mengijinkannya. Kemudian ia menawarkan lagi pada perang Khandaq saat itu usiaku lima belas tahun dan Beliau mengijinkanku". Nafi' berkata; "Aku menemui 'Umar bin 'Abdul 'aziz saat itu dia adalah khalifah lalu aku menceritakan hadis ini, dia berkata: "Ini adalah batas antara anak kecil dan orang dewasa". Maka kemudian dia menetapkan pegawainya untuk mewajibkan kepada siapa saja yang telah berusia lima belas tahun
Kata kunci: usia
A. Pengertian
Umur atau usia pada manusia adalah waktu yang terlewat sejak kelahiran. Semisal, umur manusia dikatakan lima belas tahun diukur sejak dia lahir hingga waktu umur itu dihitung. Maka dari itu, umur diukur dari tahun lahirnya hingga tahunnya sekarang. Manakala usia pula diukur dari tahun kejadian hingga tahun sekarang (masa kini).
B. Dalil
Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam bersabda:

لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ

 “Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu),” (HR. At-Tirmidzi dari jalan Ibnu Mas’ud z. Lihat Ash-Shahihah, no. 946).

Inilah beberapa penjelasan terkait usia manusia dalam Al-Quran :
1. Semakin bertambah usia semakin lemah tangan menggenggam, karena Allah sedang mendidik kita agar melepaskan cinta dunia. (Qs.Hud : 15-16).
2. Semakin bertambah usia semakin kabur mata kita, karena Allah sedang mencerahkan mata hati untuk melihat Akhirat. (Qs.Al-Isra : 72).
3. Semakin bertambah usia semakin sensitif perasaan kita, karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan makhluk senantiasa menghampakan. Namun hati yang berpaut kepada Allah, tiada pernah mengecewakan. (Qs.Al-Lukman : 22).
4. Semakin bertambah usia semakin gugur gigi-gigi kita, karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari kita akan gugur kedalam Tanah selamanya. (Qs.Ali Imran : 145).
5. Semakin bertambah usia semakin ditarik nikmat kekuatan Tulang & Sendi kita, karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi nyawanya akan diambil. (Qs.An-Nisa : 78).
6. Semakin bertambah usia semakin putih rambut kita, karena Allah sedang ingatkan kain kafan yang putih. (Qs.Ali Imran : 185).
7. Begitu juga Hati kita, semakin bertambah usia semakin sepi dan ingin bersendirian. Karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta manusia dan dunia. (Qs.Al-An’am : 32).



C. Manfaat
Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, “Wahai Rasul, manusia yang bagaimanakah yang paling baik?” Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya.” Kemudian orang itu bertanya lagi, “Wahai Rasul, manusia yang bagaimanakah yang paling jelek?” Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang panjang umurnya namun buruk amalnya” (HR. Ahmad).
Umur tak pernah berhenti bergerak menuju masa habisnya di dunia ini, meskipun dibiarkan tak dimanfaatkan. Hari ini muda, tak berapa lama lagi akan tua, dan selanjutnya berpisah untuk selama-lamanya dengan dunia fana ini. Karena itu, selagi ada, umur perlu dimanfaatkan dengan penuh pertimbangan hati dan pikiran.
Pentingnya pertimbangan pikiran dan hati karena tidak semua orang memanfaatkan umur untuk melakukan beribadah dan berkarya yang bermanfaat bagi kehidupan akhirat. Di hati ada iman untuk memberi pertimbangan bagi pikiran. Namun sebahagian orang memanfaatkan umur dengan pertimbangan perut.  Perut dilambangkan dengan nafsu, yang bias membuat seseorang terjerumus bila tidak dikendalikan.  Ia bisa mengajak menghalalkan segala cara, termasuk mencelakakan orang lain dengan cara membunuh, untuk memenuhi hawa nafsu.

D. Cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari
1. Bijak memilih makanan
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang dapat membantu memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup.
Anda bisa mengonsumsi beraneka ragam bahan makanan nabati, seperti buah dan sayuran segar, kacang-kacangan, serta biji-bijian. Kandungan nutrisi dan senyawa antioksidan yang meliputi polifenol, karotenoid, folat, dan vitamin C di dalam bahan makanan ini bisa membantu tubuh terhindar dari penyakit mematikan, seperti penyakit jantung, kanker, hipertensi, dan stroke.
Anda juga sebaiknya menghindari makanan yang mengandung pewarna, pengawet, lemak jenuh, dan tinggi garam yang tidak baik untuk kesehatan.
2. Aktif bergerak
Rutin berolahraga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, dan depresi. Selain itu, orang yang rutin berolahraga memiliki rata-rata umur yang lebih panjang dibandingkan orang yang tidak rutin berolahraga.
Untuk memperoleh manfaat ini, Anda disarankan berolahraga setidaknya 30 menit per hari. Jangan lupa untuk berkonsultasi dulu ke dokter untuk mengetahui jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda.

3. Tidur cukup dan berkualitas
Salah satu studi menyebutkan bahwa memiliki pola tidur yang teratur, yaitu tidur selama 6-8 jam dan bangun di waktu yang sama setiap harinya, bisa memperpanjang usia dan membantu Anda terhindar dari stres, depresi, dan penyakit jantung.
4. Tidak merokok dan minum minuman beralkohol
Merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol sudah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat dunia. Namun, kebiasaan tersebut dapat memperbesar risiko terjadinya kanker paru, penyakit jantung, penyakit hati, dan penyakit pankreas yang bisa menurunkan peluang Anda memiliki umur panjang.
Menghentikan kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol memang tidak mudah, tetapi tidak ada kata terlambat untuk melakukannya demi memiliki tubuh yang sehat dan jauh dari penyakit.
5. Menghindari stres berlebihan
Stres dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit jantung, stroke, dan kanker. Kendalikanlah stres dengan baik dan jangan biarkan stres berlangsung secara berlarut-larut. Luangkanlah waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, baik sendiri, bersama teman, atau keluarga. Saat bekerja di kantor, rehatlah sejenak di meja kerja untuk mengistirahatkan otak.
E. Kesimpulan
Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Penyebab panjangnya umur manusia, tergantung dari beberapa faktor:
–         Pola makan
–         Penyakit bawaan dari lahir
–         Lingkungan tempat tinggal
–         Stress atau tekanan.
Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup:
–         Gizi
–         Merokok
–         Menopause
–         Osteoporosis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar