Rabu, 21 Oktober 2020

ulumul hadist pertemuan ke 4 koneksi farmasi

Nama: Kholidah Hannum Hasibuan
Nim: 1920100281
Ruangan: 8
Semester: 3
Matkul: Ulumul Hadist
Tempat: Sihitang
No hp: 085262542529 
Hari dan tanggal: Rabu, 21-10-2020
Hadist pertemuan ke 4
و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ وَعَمْرُو بْنُ سَوَّادٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا صَالِحٍ ذَكْوَانَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
(MUSLIM - 744) : Dan telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma'ruf dan Amru bin Sawwad keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Amru bin al-Harits dari Umarah bin Ghaziyyah dari Sumai, maula Abu Bakar bahwasanya dia mendengar Abu Shalih Dzakwan bercerita dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda, "Keadaan seorang hamba yang paling dekat dari Rabbnya adalah ketika dia sujud, maka perbanyaklah doa."

Pengertian
Sajdah (Bahasa Arab: سجدة) atau sujud (Bahasa Arab: سجود) merupakan kata Arab yang dapat disamaartikan dengan perbuatan menempatkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki pada kondisi serentak di lantai dengan tujuan tertentu karena Allah pada waktu dan saat-saat tertentu. Ketika sujud, Muslim diwajibkan membaca bacaan tertentu dalam perbuatannya itu.
Dalil tentang sujud yang berhubungan dengan farmasi
Sabda Rasullullah s.a.w. yang berarti:
Aku diperintah (oleh Allah) bahwa aku sujud di atas tujuh anggota, di atas dahi dan diisyarat dengan tangannya di atas hidungnya, dan dua tangan dan dua lutut dan perut-perut anak jari dua kaki. (Hadis Muttafaqun Alaih).
Q.S. An-Najm ayat 62
فَٱسْجُدُوا۟ لِلَّهِ وَٱعْبُدُوا۟ ۩
Arti: Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).

“Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan shalat sunnat hingga Aku pun mencintainya. Jika Aku mencintainya, maka pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatan yang ia gunakan untuk melihat, tangan yang ia gunakan untuk menyentuh, dan kaki yang ia gunakan untuk berjalan akan Aku beri taufik” (HR. Al Bukhari no. 6502).
Manfaat
Melancarkan Aliran Getah Bening
Saat melakukan sujud, maka bagian dahi, hidung, lutut, kedua telapak tangan dan juga ujung kaki berada sejajar dengan tanah atau bumi. Gravitasi bumi tersebut akan berguna untuk melancarkan aliran getah bening ke beberapa bagian tubuh seperti ketiak, leher serta kepala.

Mengalirkan Oksigen
Sujud juga membuat posisi jantung berada diatas otak sehingga darah bisa mengalir lebih baik sekaligus melancarkan oksigen dan akhirnya akan meningkatkan fungsi dari miliaran sel saraf tubuh kita.
Memudahkan Persalinan
Pada saat sujud dimana pinggul dan pinggang terangkat melewati kepala dan dada, maka otot perut akan berkontraksi secara penuh sehingga baik untuk melatih organ di sekitar area perut dan akhirnya bisa mengejan lebih lama saat melahirkan. Dalam persalinan, wanita juga membutuhkan teknik pernapasan yang baik dan bisa dipenuhi dengan cara bersujud.
Melancarkan Pencernaan dan Cegah Wasir
Saat sujud, maka kedua lutut akan ditekuk dan ini sangat berguna untuk mengatasi kejang atau kram otot yang terjadi pada kedua lutut. Selain itu, membungkukan badan lalu meletakkan dahi di atas tanah merupakan cara yang baik untuk melancarkan pencernaan pada perut. Sementara menungging lalu meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki dan dahi berguna untuk mencegah terjadinya wasir.
Memperbaiki Fungsi Kelenjar Susu
Sujud juga menjadi latihan yang baik untuk melatih beberapa otot pada tubuh seperti contohnya otot dada pada wanita. Saat sedang sujud, maka beban tubuh bagian atas akan bertumpu pada lengan sampai telapak tangan dan ini membuat otot area dada mengalami kontraksi sehingga kelenjar air susu pada wanita bisa diperbaiki sehingga ASI yang dihasilkan semakin banyak.
Meningkatkan Kecerdasan Otak
Di saat sujud, posisi jantung yang berada di atas kepala membuat darah mengalir dengan lancar menuju otak sehingga berbagai sel pada otak bisa berfungsi lebih baik.
Mencegah Penyakit Kulit di Wajah
Ketika sedang bersujud, maka aliran darah menuju ke otak dan area wajah akan semakin lancar. Aliran darah yang semakin lancar ini akan membuat berbagai penyakit kulit wajah bisa dicegah seperti jerawat, flek hitam atau komedo.
Bernafas Lebih Baik
Saat sedang bernafas secara normal, sepertiga udara akan tersimpan dalam paru paru, namun saat sedang sujud, maka abdnormal fetra akan semakin menekan area diafragma. Ini menyebabkan diafragma bisa mengeluarkan udara yang tersisa pada paru paru sehingga manusia bisa bernafas lebih baik sekaligus menyehatkan organ paru paru.
Menguatkan Otot Betis
Saat ingin berdiri dari sujud, maka area betis mengalmi tekanan sehingga otot betis juga semakin tertekan. Otot betis yang dalam bahasa medis dinamakan peripheral heart ini akan memompa darah secara lancar ke seluruh bagian tubuh bawah.
Menghilangkan Pusing dan Migrain
Ini membuat kita bisa menghilangkan atau mencegah pusing serta migrain, mempertajam akal dan pikiran sekaligus meningkatkan mental seseorang. Selain itu, pembuluh darah halus yang ada di otak juga akan mengalami tekanan berlebih sehingga bisa mencegah stroke.
Menguatkan Beberapa Otot Tubuh
Sujud juga sangat baik untuk menggerakan beberapa otot pada tubuh seperti otot bahu, leher, dada, perut serta punggung. Pergerakan dari otot ini akan membangun otot semakin kuat dan juga elastis sekaligus melancarkan peredaran darah.

Mengatasi Insomnia
Untuk anda yang menderita insomnia atau kesulitan tidur, teratur melakukan sujud saat sholat sangat disarankan. Kesulitan tidur atau insomnia bisa terjadi karena aliran darah yang kurang lancar dalam tubuh dan juga stress berlebihan. Gerakan sujud ini sangat bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh sehingga akhirnya bisa tidur lebih lelap sekaligus menjadi cara menghilangkan stress dalam Islam.
Meningkatkan Sisi Psikologis
Dari sisi psikologis, gerakan yang dilakukan dari sujud ini juga membuat kita merasa rendah diri di hadapan Allah SWT sekaligus menghilangkan banyak sifat sombong, riya dalam Islam dan berbagai sifat buruk lainnya sehingga akhirnya kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi.
Mencegah Sakit Gelombang Perut
Pergerakan bagian otot yang terjadi pada saat sujud sangat baik untuk wanita yang akan melakukan persalinan. Organ peranakan akan sangat mudah kembali ke tempat semula dan menghindari terjadi sakit gelombang perut atau dikenal dengan convulsions.
Mengurangi Sakit Apendiks
Rasa sakit pada apendiks atau limpa juga bisa diatasi dengan melakukan sujud secara teratur. Pada saat melakukan beberapa gerakan dalam sujud, ini sangat baik untuk merileksasi dan menyeimbangkan bagian belakang tubuh.
Meringankan Sakit Hernia
Mengurangi Cemas dan Stres
Gerakan sujud merupakan proses fisiologi yang sangat sempurna sehingga otak bisa tetap terjaga sekaligus meningkatkan neurogenesis, plastasitas dan bebagai manfaat lainnya sehingga bisa mengurangi rasa cemas berlebih, stres dan juga ketakutan akan sesuatu hal serta mengatasi penyebab hati gelisah menurut Islam.
Meningkatkan Ketenangan
Sujud tidak hanya berguna untuk meningkatkan kesehatan fisik, namun juga berguna untuk psikologis dan kejiwaan seseorang. Seseorang yang secara teratur melakukan sujud sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW adalah mendapatkan ketenangan. Ketenangan ini yang akan membuat kita lebih bersyukur dengan nikmat dan berkah yang sudah diberikan Allah SWT sehingga menjauhkan kita dari sifat sombong dalam Islam dan semakin mendekatkan diri pada Allah SWT.
Memperindah Bentuk Tubuh
Sujud juga menjadi salah satu cara untuk melatih banyak kekuatan otot seperti otot dada. Saat sedang sujud, tubuh bagian atas akan bertumpu pada lengan dan telapak tangan sehingga rongga dada akan mengalami kontraksi. Ini membuat bagian tubuh khususnya dada akan semakin indah jika melakukan sujud secara teratur.
Cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari
Dengan memperbanyak sholat, bukan hanya sholat wajib saja. Dan memperbanyak bersyukur dengan bersujud

Kesimpulan.
Sujud sangat banyak manfaat nya bagi kita terutama dalam kesehatan,oleh karena itu kita di tuntun agar lebih berlama-lama saat sujud, kemudian dengan sujud itu tanda nya kita merendahkan diri kepada Alloh SWT.

Jumat, 16 Oktober 2020

ulumul hadist pertemuan ke 3 koneksi farmasi

Nama: Kholidah Hannum Hasibuan
Nim: 1920100281
Ruangan: 8
Semester: 3
Matkul: Ulumul Hadist
Tempat: Sihitang
No hp: 085262542529 
Hari dan tanggal: jum'at 16-10-2020
Tugas pertemuan ke 3
و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى وَهَذَا حَدِيثُهُ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ قَالَ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ اخْتَلَفَ فِي ذَلِكَ رَهْطٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ فَقَالَ الْأَنْصَارِيُّونَ لَا يَجِبُ الْغُسْلُ إِلَّا مِنْ الدَّفْقِ أَوْ مِنْ الْمَاءِ وَقَالَ الْمُهَاجِرُونَ بَلْ إِذَا خَالَطَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ قَالَ قَالَ أَبُو مُوسَى فَأَنَا أَشْفِيكُمْ مِنْ ذَلِكَ فَقُمْتُ فَاسْتَأْذَنْتُ عَلَى عَائِشَةَ فَأُذِنَ لِي فَقُلْتُ لَهَا يَا أُمَّاهْ أَوْ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَسْأَلَكِ عَنْ شَيْءٍ وَإِنِّي أَسْتَحْيِيكِ فَقَالَتْ لَا تَسْتَحْيِي أَنْ تَسْأَلَنِي عَمَّا كُنْتَ سَائِلًا عَنْهُ أُمَّكَ الَّتِي وَلَدَتْكَ فَإِنَّمَا أَنَا أُمُّكَ قُلْتُ فَمَا يُوجِبُ الْغُسْلَ قَالَتْ عَلَى الْخَبِيرِ سَقَطْتَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ وَمَسَّ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ 
(MUSLIM - 526) : Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah al-Anshari telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Hassan telah menceritakan kepada kami Humaid bin Hilal dari Abu Burdah dari Abu Musa al-Asy'ari --lewat jalur periwayatan lain-- dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna telah menceritakan kepada kami Abdul A'la dan ini adalah haditsnya, Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Humaid bin Hilal dia berkata, "Dan saya tidak mengetahuinya melainkan dari riwayat Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata, "Sejumlah Muhajirin dan Anshar berselisih dalam hal tersebut. Kaum Anshar berpendapat bahwa tidak wajib mandi kecuali disebabkan mengucurnya air mani atau keluarnya air mani. Sedangkan kaum Muhajirin berpendapat, 'Bahkan apabila seseorang telah mencampuri istrinya (sekalipun tidak keluar mani), maka dia telah wajib mandi.' Perawi berkata, "Abu Musa berkata, 'Aku adalah yang paling sehat dari pertikaian tersebut, lalu aku berdiri untuk meminta izin Aisyah, lalu dia memberikanku izin. Lalu aku berkata kepadanya, 'Wahai ibu atau wahai Ummul Mukminin, sesungguhnya aku berkeinginan untuk menanyakan kepadamu tentang sesuatu, dan sungguh aku malu kepadamu.' Lalu dia berkata, 'Janganlah kamu malu untuk bertanya kepadaku tentang sesuatu yang kamu dahulu pernah bertanya kepada ibumu yang melahirkanmu. aku adalah ibumu.' Aku bertanya, 'Apa yang mewajibkan mandi? ' Dia menjawab, 'Sungguh telah kau temukan manusia arif terhadap pertanyaan yang kau ajukan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Apabila seorang laki-laki duduk di antara cabang empat wanita (maksudnya kedua paha dan kedua tangan) dan bertemulah kelamin laki-laki dengan kelamin wanita maka sungguh telah wajib mandi'."

Koneksi farmasi.
Hubungan hadits ini dengan farmasi adalah ada di kata kata Air Mani. Maksudnya nya disini adalah apabila air mani di keluarkan secara berlebihan maka akan dapat menyebabkan penyakit. Nama penyakit nya adalah spermatorrhea.
Cara pencegahan nya adalah Terapi dan pengobatan spermatorrhea biasanya dilakukan hal:
-Mengurangi frekuensi masturbasi
-Perubahan gaya hidup : Olahraga kurang lebih 45 menit dalam sehari, pola makan yang teratur. Menghindari alcohol dan obat-obatan terlarang.
-Mengosongkan kandung kemih (berkemih) sebelum tidur
Oleh karena itu dalam islam Ada hadist yang melarang onani atau masturbasa yaitu:
Dalam al-Fiqhu ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah (j. 5 h. 65),

والاستمناء باليد ذنب كبير وإثم عظيم نهى عنه الشارع وحذر منه الرسول صلى الله عليه و سلم لما يترتب عليه من الأمراض الصحية والاجتماعية وقد ورد أن صاحبه يأتي يوم القيامة ويده حبلى إذا مات ولم يتب من ذنبه  قال تعالى في كتابه العزيز- إلى أن قال – فهذا يفيد حرمة الاستمناء باليد لأنه من شأن العادين على حدود الله تعالى الخارجين عن الفطرة الإنسانية

“Mengeluarkan sperma dengan menggukanan tanganya sendiri merupa kan dosa besar yang dilarang syari’ah dan rosul telah melarangnya, sebab menimbulkan banyak penyakit . dan dijelaskan bahwa pemilik tangan tersebut kelak di hari akhir tanganya dalam keadaan hamil ketika dia mati sebelum bertaubat dari dosanya. Dan alloh berfirman ( ayat diatas ), dari sini memberikan pengertian haram onani dengan tanganya sendiri. Sesungguhnya hal demikian termasuk melanggar batasan alloh yang keluar dari fitrah seorang insan.”

Manfaat dari pembahasan ini adalah agar seorang laki laki mampu  mencegah terjadi nya pengeluaran air mani yang berlebihan.

Oleh karena nya, laki laki harus mengamalkannya ke kehidupan sehari hari dengan melakukan hubungan dengan istri nya saja atau pada hamba sahaya yang dimiliki nya. 
وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ »
Hubungan badan antara kalian (dengan isteri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat lantas ada yang bertanya pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘
Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’
Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa.
Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala.’”
Q.S. Al-Mu'minun ayat 5 dan 6
وَٱلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَٰفِظُونَ. إِلَّا عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ
Terjemah Arti: Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
Tafsiran ayat: Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya dengan menjauhkan diri dari perbuatan zina, homoseksual, dan perbuatan keji lainnya. Mereka adalah orang-orang yang menjaga diri dari maksiat lagi suci. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya wanita yang mereka miliki, sebab mereka tidak tercela bila berhubungan badan atau bercumbu dengan mereka.

Kesimpulan
Perbanyaklah pikiran positif dan mengikuti yang baik2 agar terhindar dari hal2 negatif seperti onani yang dapat menyebabkan penyakit. Dan ingatlah dekati lah yang halal karena itu akan mendapatkan keberkahan dan pahala.

Senin, 05 Oktober 2020

koneksi farmasi

Nama: Kholidah Hannum Hasibuan
Nim: 1920100281
Ruangan: 8
Semester: 3
Matkul: Ulumul Hadist
Nomor hp: 085262542529
Tugas dari pertemuan kedua 
Hadist: 
عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ   وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً قَالَ : صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ. قَالَ صَدَقْتَ، قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ . قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ، ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا، ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرَ أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلِ ؟ قُلْتُ : اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمَ . قَالَ فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتـَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ .  

[رواه مسلم]
Arti hadits / ترجمة الحديث :
Dari Umar radhiallahuanhu juga dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) seraya berkata: “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam : “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata: “ anda benar “. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang  membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudian dia berkata: “ anda benar“.  Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda: “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata: “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda: “ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya “. Dia berkata:  “ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “, beliau bersabda:  “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian)  berlomba-lomba meninggikan bangunannya “, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya: “ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. aku berkata: “ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. Beliau bersabda: “ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “.

(Riwayat Muslim).

Koneksi Farmasi:

A. Pengertian Farmasi
Farmasi berasal dari bahasa inggris: pharmacy, kemudian bahasa yunani: pharmacon, yang berarti: obat adalah salah satu ilmu kombinasi antara ilmu kesehatan dan ilmu kimia yang mempelajari tata cara penyediaan obat menjadi bentuk tertentu sehingga siap untuk dijadikan obat untuk suatu penyakit. Selain itu, farmasi juga mempelajari pengembangan ilmu dan teknologi pembuatan obat dalam bentuk sediaan yang dapat digunakan untuk menyembuhkan kondisi pasien.
Orang yang ahli dalam bidang farmasi disebut apoteker. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat.
B. Dalil berkaitan dengan farmasi
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah".(Q.S. Al-Baqarah: 172)Ayat ini menjadi landasan bagi ilmu farmasi untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat, agar selalu menkonsumsi mkanan yang baik, (bersih, bermanfaat, dan tidak membahayakan bagi kesehatan tubuh).
Hadist
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

Artinya:Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az Zubairi telah menceritakan kepada kami 'Umar bin Sa'id bin Abu Husain dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Atha`bin Abu Rabah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Allah tidak akan menurunkan penyakit melainkan menurunkan obatnya juga." (HR Bukhari).
C. Manfaat Farmasi
farmasi merupakan salah satu  profesi dalam bidang kesehatan yang sebagian besar berhubungan langsung dengan ilmu kimia yang mempelajari tentang seni peracikan, pembuatan, penyediaan, pencampuran dan pendistribusian obat.
Farmasi memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat sehingga merupakan salah satu bidang yang terkenal di kalangan masyarakat.
Sumbangan dunia farmasi terhadap dunia kesehatan sangatlah besar dengan ditemukannya  berbagai obat dan system pengobatan yang lebih mengutamakan keselamatan pasien. Dulu banyak yang menganggap bahwa farmasi hanya bekerja di apotek, menjual obat dan sebagainya. Padahal sebenarnya farmasilah yang mengetahui tentang seluruh seluk belut obat tersebut. 
Farmasi menjadi salah satu tenaga kesehatan yang dipercaya masyarakat dunia khususnya kaum terpelajar untuk memberikan pelayanan kesehatan terutama tentang obat. 
Bidang farmasi berada dalam lingkup dunia kesehatan yang   berkaitan langsung dengan prouk dan pelayanan produk untuk kesehatan. Dalam sejarahnya, pendidikan tinggi farmasi di Indonesia dibentuk untuk menghasilkan apoteker untuk penanggung jawab apotek.
D. Cara mengamalkan nya dalam kehidupan sehari-hari
Dengan cara selalu berdoa Kepada Alloh Swt, agar di beri kesehatan selalu. Kemudian dalam menemukan obat nya, dengan obat tradisional contoh nya siroppaspara, jahe, pultak2, dll.

E. Kesimpulan
Disetiap penyakit Insya Alloh akan ada obat nya, maka bagi siapa yang sakit jangan putus semangat dalam melawan penyakit nya dan jangan lupa berdoa kepada Alloh, sering membaca Al-Qur'an karena Al-Qur'an adalah as-syifa bagi umat islam.